BRMP Sumut Hadiri Gerakan Tanam Padi di Kota Padangsidimpuan
Guna mendukung percepatan swasembada pangan, Provinsi Sumatera Utara melakukan Gerakan tanam padi yang dilaksanakan di Desa Hutabalang, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, Kota Padangsidimpuan. Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sumatera Utara turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut yang diwakili oleh Penanggung Jawab Swasembada Pangan Kota Padang Sidempuan sekaligus Katimker Pendampingan Program Wilayah II. Kegiatan ini dihadiri oleh Dinas pertanian kota Padangsidimpuan, Bulog, Camat, Kepala desa, Babinsa, kelompok tani makmur dan penyuluh pertanian.
Sambutan dari Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Utara, yang diwakili oleh Kepala Bidang Tanaman pangan Bapak Ahmad Fauzan SP, M.Si. "Gerakan tanam padi merupakan wujud nyata komitmen kita bersama untuk mendukung swasembada pangan dan membutuhkan kerja sama petani, penyuluh dan pemangku jabatan lainnya, pada hari ini kita wujudkan di daerah dan di lahan pertanian. Kita dapat memberikan apresiasi untuk Kota Padangsidimpuan berdasarkan data periode Januari sampai Juli 2026 terhadap capaian produksi luas tanam padi sebesar 8.971 ha dengan luas panen 8.867 ha, serta produktivitasnya 5.6 ton/ ha."
Selanjutnya paparan dari BRMP Sumut yang disampaikan oleh Katimker Pendampingan Program Wilayah II, Ibu Dr. Sri Romaito Dalimunthe, SP, MSi. Dalam paparannya menyatakan bahwa saat ini Kementan sedang menggalakkan teknologi PM - AAS dengan produksi yang meningkat dan di Indonesia sudah di lakukan denfarm PM-AAS seluas 2.000 ha, yang mencapai produksi lebih dari 10 ton/ha. Teknologi ini dengan sistem tanam rapat dapat memperbanyak populasi, menghemat waktu, tenaga kerja, dan menguntungkan petani. Saat ini di Sumatera Utara kegiatan PM-AAS telah dilaksanakan di Kabupaten Deli Serdang, Batubara, Serdang Bedagai. Mudah-mudahan teknologi PM- AAS dapat diterapkan di seluruh wilayah Sumatera Utara.
Acara selanjutnya adalah penanaman padi bersama. Diharapkan melalui gerakan tanam padi ini mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan swasembada pangan dan produksi padi, memperkuat ketahanan pangan di kota Padangsidimpuan.